Tanya Jawab Dokter Spesialis Urologi: Jenis Penyakit dan Larangan Makanan untuk Penderitanya


Tanya jawab dokter spesialis urologi akan membantu pertanyaan mengenai ilmu mengenai saluran kemih. Urologi merupakan bidang kedokteran yang berhubungan dengan diagnosis dan pengobatan untuk penyakit saluran kemih pada manusia. Urologi memberikan infertilitas pada pria untuk menangani masalah kesehatan dan kesuburan organ pada reproduksi pria. Urologi wanita untuk gangguan saluran kemih wanita, urologi pediatrik yang mengganggu saluran kemih anak-anak, neurourologi yang memberikan diagnosa untuk masalah saluran kemih pada sistem saraf, terdapat juga onkologi urologi yang menangani tumor pada sistem saluran kemih, urologi rekonstruktif yang berfokus dalam teknik bedah dalam memperbaiki fungsi dan struktur fungsi kemih dan endourologi untuk mengobati gangguan pada saluran kemih.

Sebagai dokter maka akan melakukan tes diagnosis dengan melakukan sistokopi atau prosedur dalam menggunakan alat pemeriksaan untuk melihat kandung dan saluran. Tes pencitraan dengan USG, MRI, CT scan, rontgen, urografi untuk memeriksa bagian saluran kemih. Pemeriksaan laboratorium dengan melakukan tes urine dan tes darah lengkap untuk melihat adanya bakteri penyebab infeksi atau zat abnormal yang terdapat di urine. Tes urodinamik yang dapat mengukur volume dan ukuran pada kandung kemih. Tes residu ketika buang ari kecil dan mengetahui kecepatan urin yang keluar dan tes ini akan melihat sisa urine pada kandung kemih.

Berikut adalah penyakit yang terjadi pada urologi diantaranya:
  1. Infeksi saluran kencing yang dialami wanita dan juga rentan terhadap pria ketika berusia 40 tahun, kondisi ini memiliki bakteri dari uretra menuju saluran kencing, jika mengalami infeksi maka akan merasakan sakit ketika buang air kecil, menggigil, muntah, mual dan demam.
  2. Masalah kesuburan yang dialami pria ketika berusia 40 tahun keatas, biasanya terjadi ketika mengalami pembesaran pembuluh vena di kantung bawah penis sehingga menganggu saluran reproduksi yang mengalami kerusakan dan tidak sehatnya sperma.
  3. Pembesaran prostat pada usia awal 40 tahun hingga lebih yang ditandai dengan sulitnya buang air kecil dan membuat pria sering bolak-balik menuju kamar mandi pada siang maupun malam hari, pembesaran ini terjadi dapat di obat dan prosedur operasi dilakukan untuk mengangkat bagian prostat yang mengalami bagian sakit.

Selain itu, dapat mengalami disfungsi ereksi pada pria berusia 40 hingga 50 tahun dan dokter akan melakukan pemeriksaan darah untuk melihat hormon seks pada tubuh. Jika hormon testosteron memiliki nilai rendah maka dokter akan memberikan obat untuk mengganti testosteron untuk meningkatkan aliran darah menuju penis. Kanker prostat juga dialami pria berusia 40 tahun dan dokter akan melakukan pengukuran kadar PSA yaitu protein untuk memprediksi resiko kanker prostat.

Berikut adalah pantangan makanan untuk penderita penyakit urologi diantaranya:

  1. Tepung terigu yang digunakan dalam pizza maupun roti karena mengandung banyak gula dan menjadi sumber makanan untuk bakteri tubuh.
  2. Mengonsumsi protein hewani dari daging panggang, steak dan burger penyebab kadar asam di tubuh mengalami peningkatan.
  3. Makanan pedas yang memudahkan bakteri berkembang dalam tubuh.
  4. Alkohol yang membuat lambung iritasi dan kandung kemih terinfeksi.

Tanya jawab dokter spesialis urologi menjelaskan bahwa untuk menjaga kesehatan kandung kemih maka sebaiknya rajin meminum air putih setidaknya 8 gelas. Untuk mengurangi infeksi maka saat buang air kecil pastikan seluruhnya keluar tanpa tersisa dan hindari buang air kecil secara terburu-buru. Berhenti merokok karena akan membuat resiko penyakit kanker pada kandung kemih meningkat hingga 3 kali.

Belum ada Komentar untuk "Tanya Jawab Dokter Spesialis Urologi: Jenis Penyakit dan Larangan Makanan untuk Penderitanya "

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel